
IDNPLAY NEWS – One Piece 1161 menghadirkan babak baru yang menggemparkan seluruh penggemar. Di chapter ini, kekuatan para legenda laut kembali diperlihatkan dengan intensitas yang luar biasa. Sorotan utama jatuh kepada Monkey D Garp yang menunjukkan kekuatan brutalnya di masa prima. Di sisi lain, kekacauan terjadi ketika seorang wanita bergigi tajam, Mafey Gong dari keluarga Satchel, yang merupakan anggota Ksatria Suci, menembakkan sinar yang langsung menembus bahu Dragon. Serangan tersebut membuat banyak pihak terkejut dengan teknologi atau kekuatan yang dimiliki Mafey. Tidak hanya itu, berbagai konflik terjadi secara simultan di medan pertempuran. Semua elemen ini menandakan bahwa perang besar telah mendekat. Pertempuran kali ini bukan sekadar adu kekuatan biasa, tetapi penuh dengan drama emosional dan pengkhianatan. Banyak karakter kunci yang mulai bergerak dan memperlihatkan posisi mereka dalam pertarungan besar yang akan menentukan arah dunia.
Dalam One Piece 1161, pertarungan lain terjadi antara pihak Roger dan kelompok Whitebeard yang membuat situasi semakin tak terkendali. Roger yang tengah terjebak dalam bentrokan dengan Shirohige meminta Rayleigh untuk menyelamatkan Shakky yang berada dalam bahaya besar. Ketika Shakky mencoba melarikan diri, Sommers muncul secara tiba-tiba dan mengungkapkan niatnya untuk menyerahkan Shakky kepada Garling. Namun karena tidak ingin risiko kebocoran informasi, Sommers memilih untuk menghabisi Shakky. Tepat saat serangan itu hendak menghantam, Rayleigh muncul dengan teknik mengerikan bernama Red Spider Lily dan berhasil menjatuhkan Sommers dalam sekejap. Momen emosional tercipta ketika Rayleigh dan Shakky akhirnya berpelukan di tengah situasi kacau, sementara Roger dan Gaban menangis haru menyaksikan penyelamatan itu. Bab ini menyoroti ikatan kuat antara kru Roger yang tetap solid bahkan di tengah kekacauan yang mengancam jiwa mereka satu per satu.
Kejutan besar lainnya terjadi ketika Garp menyadari bahwa para tokoh kuat dunia berada di dekatnya. Tanpa ragu, Garp langsung bergerak untuk mengejar mereka. Dalam satu momen epik, ia menghantam tanah dengan pukulan keras hingga membuat Whitebeard, Big Mom, dan Kaido harus menghindar secara cepat. Kaido awalnya ingin melawan, namun Big Mom dan Whitebeard memilih untuk tidak berlarut dalam pertempuran dan memutuskan mundur. Saat mereka melarikan diri, Big Mom menggabungkan Zeus dan Prometheus menjadi serangan api maha dahsyat bernama Heavenly Fire Breeze. Namun, serangan itu tidak berdampak apa pun pada Garp. Dengan tenang, Garp mengejek api tersebut yang menurutnya bahkan tidak mampu memanggang daging prime rib. Reaksi Garp ini semakin menegaskan bahwa di masa jayanya, kekuatannya benar-benar berada di puncak dunia. Ketiga Yonko pun memilih untuk tidak melanjutkan konfrontasi melawan sang legenda.
Garp bukan hanya diperlihatkan sebagai legenda dalam One Piece 1161, namun kekuatannya telah terbukti sejak lama melalui berbagai peristiwa masa lalu. Don Chinjao, salah satu petarung kuat dari generasi sebelumnya, pernah mengalami cedera parah akibat pukulan Garp hingga kekuatan khasnya menghilang. Luka itu tidak sembuh dalam waktu singkat dan baru pulih kembali setelah dibantu oleh Luffy. Kekuatan penghancur dari pukulan Garp memang bukan sekadar legenda kosong. San Juan Wolf, raksasa dari kelompok Blackbeard, juga sempat dikalahkan hanya dengan satu pukulan oleh Garp. Fakta ini mempertegas posisi Garp sebagai petarung yang tidak hanya mengandalkan nama besar, namun juga kekuatan riil yang telah mengukir sejarah. Ketika Garp turun tangan, bahkan mereka yang dianggap monster dalam dunia bajak laut bisa dipukul mundur dalam waktu singkat. Reputasi Garp tetap menggema sebagai simbol kekuatan angkatan laut sejati.
Kemunculan Mafey Gong sebagai anggota Ksatria Suci dari keluarga Satchel menjadi salah satu bagian paling mengejutkan di One Piece 1161. Dengan gigi tajam dan aura mengerikan, ia menunjukkan bahwa para Ksatria bukan sekadar simbol, melainkan kekuatan nyata yang mematikan. Tanpa basa-basi, Mafey menembakkan sinar energi yang menembus bahu Dragon dengan sangat presisi. Serangan tersebut mengindikasikan bahwa Mafey memiliki kekuatan senjata atau teknik yang belum pernah terlihat sebelumnya. Hal ini menimbulkan banyak spekulasi tentang teknologi atau kekuatan tersembunyi yang dimiliki oleh keluarga Satchel. Serangan terhadap Dragon juga menunjukkan bahwa para Ksatria Suci kini turun langsung ke medan perang dan siap mengeliminasi siapa saja yang menghalangi jalan mereka. Dunia One Piece akan semakin berubah dengan adanya kekuatan baru yang mampu menandingi tokoh besar seperti Dragon dalam satu tembakan yang mematikan dan mengejutkan semua pihak.
[SITE_NAME] - perjalanan karier digital marketing bisa dimulai dari nol dengan strategi tepat dan tekad kuat untuk meraih sukses di…
IDNPLAY NEWS - Skylar tinggalkan RRQ memicu spekulasi transfer besar mobile legends di kalangan fans dan pelaku scene esports Indonesia.…
IDNPLAY NEWS - strategi team fight honor menjadi kunci dalam memenangkan pertandingan Honor of Kings secara konsisten, terutama di level…
IDNPLAY NEWS - Build OP fighter solo queue memang krusial untuk memenangkan pertandingan di Mobile Legends, terutama saat Anda bermain…
IDNPLAY NEWS - Meta baru Free Fire menghadirkan perubahan signifikan dalam pilihan senjata dan loadout terpopuler, memengaruhi strategi dan hasil…
This website uses cookies.