
DEWA United Bukan Lagi Kuda Hitam, Statistik Ini Buktikan Mereka Kandidat Juara MPL ID S17
IDNPLAY NEWS – Dewa United kandidat juara MPL ID S17 setelah performa mereka tidak lagi sekadar mengejutkan, tetapi mulai terlihat stabil di papan atas. Tim berjuluk Anak Dewa itu berada di posisi kedua klasemen reguler dengan rekor 8-5 menurut laman resmi MPL Indonesia, tepat di bawah ONIC yang memimpin persaingan. Data itu memperkuat gambaran bahwa DEWA bukan lagi tim pengganggu, melainkan penantang serius dalam perebutan gelar musim ini.
Dewa United kandidat juara bukan hanya karena narasi kemenangan besar atau momentum sesaat. Statistik mereka memperlihatkan fondasi permainan yang matang. Pada akhir April 2026, ANTARA mencatat DEWA berada di posisi kedua dengan rekor 6-3 dan catatan gim 14-6. Angka tersebut menunjukkan efisiensi tinggi, terutama karena mereka mampu menjaga selisih gim tetap positif saat persaingan papan tengah sangat rapat.
Selain itu, perkembangan mereka terlihat konsisten dari pekan ke pekan. Liquipedia mencatat DEWA sempat membuka musim dengan laju kuat, termasuk berada di tiga besar pada fase awal regular season. Pola itu penting karena MPL ID S17 tidak memberi banyak ruang untuk tim yang hanya panas di satu pekan. DEWA mampu menjaga ritme, membaca lawan, dan tetap relevan dalam tekanan jadwal padat.
Dewa United kandidat juara semakin kuat jika melihat cara mereka memulai pertandingan. Merahputih.com mencatat DEWA punya persentase First Blood tertinggi di MPL ID S17, yakni 60,9 persen. Catatan itu berada di atas Alter Ego dengan 54,8 persen dan Bigetron dengan 53,8 persen. Artinya, DEWA sering mendapat momentum pertama dan memaksa lawan bermain dalam posisi tertinggal sejak menit awal.
Keunggulan First Blood tidak selalu langsung menjamin kemenangan. Namun, dalam Mobile Legends kompetitif, momentum awal sering menentukan arah rotasi, kontrol jungle, dan pengamanan Turtle. Karena itu, DEWA terlihat lebih nyaman ketika mereka mendapat pick-off pertama. Mereka bisa membuka peta lebih cepat, menekan side lane, lalu mengubah keunggulan kecil menjadi kontrol objektif.
Performa Dolynn menjadi salah satu alasan kenapa Dewa United kandidat juara terasa semakin realistis. Dunia Games mencatat Dolynn memiliki rata-rata 4,5 kill per game dan sudah mengamankan 24 Lord sejauh regular season berjalan. Statistik itu menunjukkan bahwa ia tidak hanya agresif mencari eliminasi, tetapi juga memahami kapan harus mengunci objektif besar.
Dalam sistem DEWA, jungler tidak berjalan sendirian. Dolynn mendapat ruang dari rotasi rekan setim, terutama ketika mid lane dan roamer berhasil membuka informasi. Namun, eksekusi akhir tetap berada di tangannya. Ia harus memilih momen retri, menjaga posisi, dan tetap tenang dalam perebutan Lord. Konsistensi pada area ini membuat DEWA punya jalur kemenangan yang lebih jelas.
Baca Juga: Klasemen resmi MPL Indonesia Season 17
Dewa United kandidat juara karena gaya bermain mereka mulai terbaca sebagai sistem, bukan kejutan. Pada musim-musim sebelumnya, label kuda hitam sering muncul ketika tim tampil bagus tanpa ekspektasi besar. Namun, label itu mulai tidak cocok untuk DEWA saat mereka mampu mempertahankan performa melawan berbagai tipe lawan.
Mereka bisa bermain cepat ketika mendapat momentum early game. Di sisi lain, mereka juga mampu menahan tempo saat lawan mencoba memancing team fight. Fleksibilitas seperti ini penting dalam format best of three. Tim yang hanya punya satu pola biasanya mudah dibaca. Sementara itu, DEWA terlihat punya beberapa cara untuk menang.
Dewa United kandidat juara juga terlihat dari posisi mereka di klasemen resmi. Laman MPL Indonesia menempatkan DEWA di peringkat kedua dengan rekor 8-5. Mereka masih berada di bawah ONIC, tetapi posisi tersebut sudah cukup kuat untuk menegaskan kapasitas mereka sebagai salah satu tim paling stabil musim ini.
Persaingan MPL ID S17 tetap ketat karena Team Liquid ID, EVOS, Alter Ego, dan Geek Fam juga menjaga peluang. Namun, DEWA punya pembeda yang menonjol, yakni kombinasi early game tajam dan kontrol objektif solid. Dua elemen itu biasanya menjadi modal penting ketika turnamen memasuki fase krusial. Bahkan, tim besar sekalipun bisa kesulitan jika terus ditekan sejak menit awal.
Dewa United kandidat juara bukan lagi kalimat yang terdengar berlebihan. Statistik First Blood, posisi klasemen, produktivitas Dolynn, dan kemampuan mengamankan objektif memberi dasar kuat untuk menyebut mereka penantang gelar. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi ketika tekanan makin besar dan lawan mulai menyiapkan counter-strategy lebih detail.
Jika DEWA mampu mempertahankan tempo agresif tanpa kehilangan disiplin, peluang mereka untuk melangkah jauh akan tetap terbuka. Mereka tidak lagi hanya datang sebagai pengganggu tim papan atas. Dengan data yang ada, Dewa United kandidat juara MPL ID S17 karena performa mereka sudah menunjukkan kualitas, struktur, dan mentalitas tim besar.
IDNPLAY NEWS - Hasil FFWS SEA Spring memastikan dua wakil Indonesia, Bigetron by Vitality dan RRQ Kazu, melaju ke Grand…
IDNPLAY NEWS - Klasemen MPL ID S17 Week 7 menghadirkan kabar mengejutkan setelah RRQ Hoshi dipastikan gagal melaju ke babak…
IDNPLAY NEWS, Jakarta - PMIO 2026 Main Event mulai menjadi sorotan setelah 32 tim dipastikan masuk babak utama PUBG Mobile…
IDNPLAY NEWS - Banyak pemain game online saat ini menghadapi risiko penipuan dan pembobolan akun, terutama saat melakukan top up…
IDNPLAY NEWS, Jakarta - kontroversi host esports rok kembali mencuri perhatian publik setelah seorang host turnamen game menghadapi gelombang kritik…
IDNPLAY NEWS - Kompetisi Valorant tingkat tinggi di wilayah Asia Pasifik resmi memasuki babak baru seiring dimulainya Stage 1 musim…
This website uses cookies.